Liburan ke Singapura Part 3

Kembali bersama saya di cerita perjalanan saya liburan ke Singapura bagian 3. Sebelumnya kalau kamu belum baca yang part 1 dan part 2 silahkan dibaca. Terimakasih, selamat melanjutkan membaca.

Garden By the Bay

garden by the bay
grant-associates.uk.com

Kami melanjutkan perjalanan ke Garden By the Bay. Pada saat itu saya sama sekali tidak tahu tempat apa itu, yang saya tahu tempat itu seperti kebun karena dari namanya. Kami pun sampai di tkp dan wow kita disambut pohon-pohon besar yang indah. Ternyata yang sering saya liat di internet adalah pohon tersebut.

garden by the bay
necessaryindulgences.com

Setelah membeli tiket, kami masuk ke Garden by the Bay. Tour guide kami dengan sigap memberi maksimal waktu didalam yaitu sampai jam 4 sore saja karena masih ada destinasi selanjutnya.

Ketika masuk, wah ternyata ini adalah rumah kaca raksasa dengan design yang sangat indah. Meski cuaca diluar sangat panas, tapi ketika kita masuk kesana, udara menjadi adem karena banyak AC yang terpasang.

garden by the bay
competitionline.com

Hampir semua tanaman ada disana, dari yang kecil hingga yang besar, dari yang indah sampai yang aneh, dan tentu dari berbagai negara di dunia. Kami beruntung, pada saat itu bunga tulip disana sedang mekar.

FYI, bunga tulip dalam setahun hanya mekar maksimal 2 bulan saja. Oleh karena itu kami beruntung dan bisa menikmati keindahan bunga tersebut dari dekat sekali.

garden by the bay
www.sweetmemoirs.com

Kami terus menyusuri jalanan disana sembari melihat tanaman-tanaman yang ada. Setelah sampai diujung jalan, ternyata kami disambut dengan air terjun indah yang berada tepat di tengah-tengah kebun. Tanpa kami sadari jalanan disana melingkar namun lama kelamaan menanjak.

garden by the bay
www.weekendgowhere.sg

Di puncak jalan, kami bisa melihat semua yang dibawah lewat sela-sela air terjun. Ternyata di dalam air terjun tersebut ada ruang yang isinya museum batu-batu goa. Untuk turun kebawah, ada 2 jalur yang bisa ditempuh, yang pertama jalan biasa seperti jembatan melayang diatas kebun itu dan yang kedua lewat lift.

Banyak ibu-ibu yang langsung naik lift karena sudah capek. Kalau saya lanjut terus lewat jembatan itu dan saya bisa melihat banyak pemandangan indah disana.

garden by the bay
http://www.directoryofgreatdeals.com

Setelah sampai ujung jembatan ternyata kami harus melanjutkan perjalan kebawah menggunakan eskalator. Kami dibuat takjub lagi, karena ternyata di lantai bawah ada museum tentang semua yang berhubungan dengan geologi bumi. Ada juga bioskop mini mengenai kondisi bumi dari jaman dulu sampai masa depan seperti apa.

Waktu sudah menunjukan pukul 4 sore, saatnya kami melanjutkan perjalan ke salah satu pulau yang ada di Singapore.

Wing of Time di Sentosa Island

sentosa island
http://www.eziitours.in

Pulau ini terkenal dengan segala tempat hiburannya. Ada banyak sekali atraksi, hiburan, tempat makan dan juga pantai. Tentunya di pulau ini ada Universal Studio Singapore. Yap, nama pulau tersebut adalah Sentosa Island. Posisisnya sangat dekat dengan batam dan terpisah dengan pulau utama Singapore.

Bis kami sampai di sebuah stasiun kereta listrik. Ya kita melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kereta yang akan menyebrangi lautan untuk sampai ke Sentosa Island. Feel yang saya rasakan naik kereta tersebut tidak jauh beda dengan naik commuter line di Jakarta.

sentosa island
klook.com

Kami pun sampai dan ternyata langsung disambut oleh trademark dari Universal Studio Singapore. Ya bola biru dengan tulisan USS nya itu. Kami foto disana, tapi hanya sekedar foto tidak masuk kesana karena sudah sore dan kami memiliki agenda untuk melihat atraksi air bernama Wing of Time.

universal studio singapore
misteraladin.com

Bisa saya simpulkan Wing of Time adalah atraksi yang menggunakan media air untuk menampilkan seni indah dan disokong oleh lighting keren. Atraksi tersebut dimulai setelah matahari terbenam.

wings of time
seesingaporeattractions.com

Sambil menunggu banyak ibu-ibu yang membeli makanan-makanan termasuk Garret Popcorn. Kalau saya baca di internet Popcorn tersebut merupakan oleh-oleh khas Singapore juga. Beberapa orang yang lainnya membeli minuman dan ada juga yang sekedar foto-foto.

 

garret popcorn
www.singaporebestfoods.com

Matahari sebentar lagi terbenam, kami langsung masuk ke area pertunjukan. Pemandangan waktu itu sangat indah, kami menunggu sunset di pinggir pantai. Setting area pertunjukannya di pinggir pantai, di depan ada speaker yang di design seperti batu pantai dan ditaruh di atas pasir putih. Di area air ada kayu-kayu yang disusun untuk tempat proyeksi cahaya dari ruang pengontrol. Di belakangnya ada banyak semprotan air untuk tempat proyeksi cahaya juga.

wings of time
klook.com

Wing of time tentang seekor burung yang bisa berbicara dan memiliki kekuatan kembali ke masa lalu. Kita diajak untuk flashback ke masa lalu. Namun, inti dari pertunjukan tersebut bukan dari jalan ceritanya, melainkan dari seni visual yang disuguhkan. Perpaduan antara air, api, LED, dan berbagai kembang api, dan dibungkus dengan konsep yang luar biasa, sangatlah memanjakan mata. Saya pribadi mendapat sebuah pengalaman baru karena belum pernah saya melihat pertunjukan laser sebagus itu selama hidup saya.

wings of time
www.danisetiawanku.com

Pertunjukan hanya 20 menit, tapi dengan sukses membuat saya speechless karena kagum. Bahkan didalam fikiran saya masih tidak menyangka apa yang tadi saya lihat. Benar-benar diluar ekspektasi, dan sangat beyond imagination.

Seusai pertunjukan kami menuju ke titik penjemputan bis. Ada kendala disini, terjadi miskomunikasi antara pihak travel dan para supir bis. Kami menunggu bis sangat lama, mungkin sekitar 2 jam. Setelah 2 jam bis datang, semua orang masuk ke bis masing-masing dan pulang.

Ada yang aneh disini, kita semua membutuhkan 5 bis namun karena tadi ada yang pulang duluan akibat keadaan darurat, bis terakhir hanya berisi 4 orang. Ya termasuk saya. Kami mengobrol sedikit dengan supirnya. Beliau orang china asli dan jarang pulang ke negaranya, malah anaknya jika libur sekolah yang datang ke Singapore. Pak supir tersebut tidak terlalu fasih bahasa inggris tapi kami mengerti apa maksud dia.

Kami sampai kembali di hotel boss sekitar jam setengah 12 malam. Saya pikir hari saya sudah berakhir dan saatnya tidur karena sangat capek. Namun tiba-tiba teman saya mengajak saya ke Mustafa Center, tempat perbelanjaan yang buka 24 jam, yang tidak jauh dari hotel. Kami masing-masing kembali ke kamar dulu untuk menaruh barang dan ganti baju.

Malam-Malam ke Mustafa Center

mustafa center
flicker.com

Jarak Mustafa dari hotel tidak terlalu jauh, hanya sekitar 1km dan membutuhkan 10 menit untuk jalan. Jarak yang sama dari hotel ke bugis street. Namun bugis street ke barat, Mustafa ke timur.

Ternyata daerah Mustafa sangat ramai, banyak warung-warung makan yang buka 24 jam juga di sekitarannya, berbanding terbalik ketika kami jalan ke Bugis Street. Kami sempat membeli minuman di mesin minuman ketika perjalanan dan ternyata saya baru tahu bahwa harga minuman tiap mesin ada yang berbeda-beda.

Mustafa Center merupakan mall serba ada yang sangat besar. Ketika saya baca di internet besarnya bisa 3x lapangan bola dan 4 lantai. Toko ini tidak pernah tutup sedetik pun dan menjadi toko favorit turis yang ingin mencari barang murah untuk jadi oleh-oleh.

mustafa center
asiawebdirect.com

Saya membeli coklat dan beberapa souvenir Singapore disana. Benar nyatanya harga coklat disini sangat murah dibanding beli coklat di toko yang kami datangi kemarin pagi. Karena kami sudah terlalu capek, kami tidak lama-lama disana. Tepat pukul 1 malam kami pulang ke hotel dan beristirahat.

Pulaang

hotel boss singapore
http://www.chikka-nessavenue.com

Esok harinya saya sarapan seperti biasa, banyak lauk, sedikit karbohidrat hehe. Tapi saya tidak melihat teman saya, saya pikir mungkin dia sudah duluan makan. Kami persiapan untuk check out dari Hotel Boss dan harus sudah siap jam 10 pagi untuk melanjutkan perjalanan hari terakhir di Singapore. Sekitar jam 10 teman saya baru terlihat dan saya tanya kenapa, ternyata dia ketiduran saking capeknya kemarin.

Sebelum saya keluar, saya sempat ingin membeli bakkwa dan kebetulan tokonya ada di luar hotel. Bakkwa merupakan makanan berupa daging kering dan biasanya daging babi. Setelah saya googling ada juga bakkwa yang halal dan saya beranikan masuk ke toko tersebut. Pertanyaan pertama saya adalah can I buy with this card? Sambil memperlihatkan kartu bank mualamat visa saya. Penjualnya bilang ya bisa.

bakkwa
wikimedia.org

Selanjutnya saya tanya is this halal? Dan dia langsung jawab no halal no halal. Di etalasenya memang ada bakkwa yang babi, tapi saya tunjuk yang ayam dan walau ayam, itu tetap no halal. Kemudian saya tanya dimana saya bisa dapatkan bakkwa halal? Dia jawab tidak tahu dan bilang kepada saya yang pasti di toko tersebut no halal. Gagal saya mau mencoba makan bakkwa yang ternyata no halal hahaha.

Ternyata hari terkhir kami diajak ke Mustafa Center haha. Saya pun yang sudah agak hafal tempat-tempat barangnya langsung ke tkp dan membeli barang yang belum sempat dibeli tadi malam. Sebagai tambahan oleh-oleh saya membeli topi, kaos, jam tangan dan tambahan coklat.

Sebelum ke Changi Airport, kami menutup makan siang di sebuah restoran melayu. Kami makan masakan padang! Haha. Rasanya tidak jauh beda dengan yang ada di Indonesia. Kami makan di distrik yang banyak orang Islam.

Jadi di Singapore ada 3 distrik spesial, ada Kampong Glam (Arab Street), Chinatown, Little India. Seperti yang kita tahu di Singapore ada 3 ras besar sebagai warga negara, yaitu Melayu, India, China. Masing-masing distrik ketika ada perayaan agama masing-masing, pasti di design seindah mungkin. Seperti di Kampung Glam selama ramadhan full 1 bulan semua jalan di dekorasi dengan tema ramadhan.

changi airport
flickr.com

Setelah makan kami langsung ke Changi Airport. Jadwal take off kami sekitar jam 18.20 dan sampai di Jakarta sekitar jam 8an. Untung kami masih sempat untuk solat dzuhur dan ashar di jama’. Beberapa ibu-ibu sempat belanja di bandara, ada yang beli Garret Popcorn lagi sampai ada yang belanja barang branded macam Calvin Klein.

Sekitar 30 menit sebelum take off kami check in dan menunggu di ruang tunggu yang sudah disediakan. Akhirnya kami masuk pesawat untuk pulang. Saya memutuskan untuk melanjutkan film Black Panther yang saya pending ketika berangkat haha. Ketika ada pramugari yang menawarkan makanan saya memilih nasi ikan, karena saya sudah mencoba nasi ayam ketika berangkat.

goodbye singapore
http://yogurtsoda.com

Singapore Airlines yang membawa saya pun terbang menembus langit Singapore dan Indonesia menjadi tujuan kami selanjutnya. Saya dalam hati sempat bilang dalam hati “Goodbye Singapore, thanks for memories! See ya!.”

Kami sampai di Bandara Soekarno-Hatta dengan mulus. Kami segera pulang kerumah masing-masing.

Terimakasih buat kamu yang udah mengikuti kisah saya di Singapore sampai part 3. Semoga bermanfaat dan jika kamu punya pertanyaan, silahkan tanya saya terimakasih. Have a nice day!

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.