Beginilah Cerita Tentang Pendiri Gojek

Pada artikel ini akan dibahas bagaimana perjuangan pendiri Gojek untuk menjadikan Gojek perusahaan seperti hari ini. Bagaimana masa lalu pendirinya sampai deskripsi dari Gojek itu sendiri. Selamat membaca.

Kamu pasti pernah memakai jasa dari gojek sebagai alat transportasi kamu. Gojek menawarkan kemudahan, kenyamanan, kecepatan, dan harga yang relatif murah untuk para penggunanya. Bisa dibilang gojek merupakan perusahaan yang merevolusi bisnis transportasi di Indonesia.

Tapi tahukah kamu, siapakah pemilik Gojek ini? Ya, pemilik Gojek merupakan salah satu putra bangsa yang membanggangkan Indonesia dengan pemikiran dan bisnisnya yang jenius. Tentu, kita sebagai orang Indonesia bangga memiliki penerus bangsa yang berkualitas seperti pemilik Gojek ini.

Pendiri Gojek

nadiem makarim
infokomputer.grid.id

Namanya adalah Nadiem Makarim. Ia berhasil menemukan solusi dari salah satu masalah terbesar bagi banyak orang Indonesia di Indonesia, yaitu pengangguran. Gojek berhasil membuka lapangan kerja yang sangat banyak dan sangat luas. Penetrasi lowongan kerja Gojek mulai dari kalangan yang memiliki pendidikan yang tidak terlalu tinggi hingga kepada para profesional terbaik yang dimiliki bangsa.

Banyak sekali pastinya orang yang ingin berterimakasih ke Nadiem, karena berkat jasanya banyak keluarga yang bisa hidup lebih baik dari sebelumnya. Hari ini Gojek menjadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang memiliki nilai perusahaan melebihi bisnis-bisnis konvensional lainnya.

Nadiem sendiri baru saja masuk daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Di usianya yang tergolong muda, ia berhasil membuktikan bahwa bukan tidak mungkin, ketika kamu usia dibawah 40 tahun menjadi termasuk orang terkaya di Indonesia.

Perjuangan Mendirikan Gojek

Harvard
sciencemag.org

Nadiem sendiri membuat Gojek dengan penuh perjuangan. Perjuangan itu dimulai dari ia menempuh pendidikan di tempat yang berkualitas. Ia SMA di Singapura dab setelah lulus SMA, Nadiem langsung melanjutkan pendidikannya di Amerika Serikat. Pada tahun 2002, ia mengambil jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat.

Setelah lulus sarjana pada tahun 2006, ia mulai bekerja sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company. Setelah bekerja di perusahaan tersebut, ia melanjutkan S2 di Harvard Business School, dan mendapat gelar Master of Business Administration.

Kemudian ia menjadi salah satu pendiri dari Zalora Indonesia sebagai Managing Editor. Zalora sendiri merupakan e-commerce yang bergerak dibidang pakaian. Setelah itu Nadiem memutuskan untuk keluar dari Zalora dan menjadi Chief Innovation Officer di perusahaan bernama Kartuku. Setelah dari situ, barulah kisah dari Gojek dimulai.

Awal Mula Ide Gojek

naik ojek
ibelieveicanflyoneday.blogspot.com

Dari Harvard Business School dan pengalaman kerjanya inilah ia mulai memikirkan bisnis apa yang bisa dijalankan di Indonesia sekaligus bisa membantu masalah di Indonesia. Pada 2011 ia akhirnya merintis Gojek. Ide ini sendiri muncul hasil dari ia mengobrol dengan para ojek langgangannya. Nadiem sendiri sudah dari dulu kalau pergi kemanapun lebih sering menggunakan jasa ojek.

Dari hasil obrolan dengan para ojek tersebut, ia menemukan masalah dari para tukang ojek yaitu sebagian besar tukang ojek hanya menunggu dipangkalannya untuk mendapatkan pelanggan dan itu sangat menyita waktu yang sangat banyak. Dari situ pun mereka rata-rata memiliki penghasilan yang tidak terlalu banyak.

Di satu sisi, Nadiem melihat masalah lain yaitu kemacetan jakarta selalu ada yang menyebabkan masyarakat jakarta membutuhkan transportasi yang cepat dan murah. Dari dua masalah besar ini, ia berfikir untuk menciptakan solusi yang bisa menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Kemdia terlahirlah Gojek, yang muncul sebagai solusi, dan nantinya bahkan Gojek membantu menjadi solusi terhadap masalah-masalah lainnya.

Awal Gojek Didirikan

awal gojek didirikan
unsplash.com

Pada awalnya ditahun 2010, Gojek hanya beroperasi secara manual. Jadi kita telpon atau sms call center nya untuk memesan, kemudian ojek terdekat akan datang. Pada waktu itu Nadiem hanya memiliki 20 mitra ojek. Bisa dibilang ini adalah tes pasar yang dilakukan Nadiem untuk seberapa tahu sampai mana masyarakat membutuhkan Gojek secara online.

Tidak menyerah disitu, Nadiem terus berusaha dan yakin bahwa suatu saat Gojek akan menjadi perusahaan besar yang dapat membantu banyak orang.

Dapat Investasi Dengan Nilai yang Besar

Nadiem terus berusaha dan pada 2014 gojek mulai berkembang. Perusahaan investasi dari Singapura melihat perkembangan gojek dan melakukan penawaran Investasi. Dari suntikan dana ini kelak perkembangan dan pertumbuhan gojek melejit. Kedepannya pun gojek mendapat investasi dari perusahaan-perusahaan investasi lain.

Awal Gojek Dikenal Masyarakat

Pada 2015 gojek meluncurkan aplikasi yang memungkinkan penggunanya untuk memesan ojek secara online hanya lewat aplikasi.

Pada tahun 2015 inilah nama gojek makin bergaung dan makin terkenal di berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Dari sini juga banyak orang yang memakai jasa gojek dan disisi lain ada banyak juga orang yang daftar untuk menjadi mitra gojek.

Pada saat itu Gojek meluncurkan aplikasi di Android dan IOS dengan layanan transportasi, kurir, dan belanja. Wilayah Gojek pada 2015 pun masih di sekitar jabodetabek dan baru memiliki 800 pengemudi.

Namun, pada awal-awal, banyak mitra driver Gojek sangat senang karena driver masih sedikit. Jadi mereka mendapat pendapatan bisa sampai jutaan bahkan belasan juta perbulan dari profesi ojek online.

Dari 2015 ke tahun-tahun berikutnya, Gojek semakin besar, semakin banyak karyawan, semakin banyak mitra driver, semakin banyak layanan, membantu banyak orang, dan yang terpenting semakin banyak membuka lapangan kerja untuk orang banyak.

Pada 2015 juga penetrasi Gojek ke wilayah-wilayah lain makin terlihat. Pertama di jabodetabek, lalu ke Bali, Bandung, Surabaya, dan kedepannya banyak wilayah Indonesia yang sudah bisa menikmati layanan Gojek.

Gojek Hari ini

Visi yang dimiliki pendiri gojek, Nadiem Makarim membuat Gojek menjadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. Dengan usianya yang masih muda pula, ia sudah bisa membuka banyak lapangan kerja. Nadiem juga menjadi role model bagi banyak anak muda Indonesia saat ini.

Nilai valuasi Gojek hari ini mencapai US$ 1,3 miliar sekitar 17 triliun rupiah. Kalau istilahnya Gojek hanya dengan waktu 1,5 tahun semenjak meluncurkan aplikasi, berhasil menyabet gelar prestisius bagi sebuah startup, yaitu startup unicorn.

Startup unicorn sendiri adalah perusahaan startup yang memiliki nilai valuasi hingga US$ 1 miliar atau sekitar 13 triliun rupiah. Memang beginilah keuntungan dari bisnis yang mengandalkan IT dan ide, dapat mengalahkan nilai valuasi perusahaan-perusahaan besar yang sudah lama berdri dan memiliki aset banyak dengan cepat.

Gojek kini sudah memiliki karyawan yang banyak dan memiliki mitra driver hingga 1 juta driver. Kini gojek sudah beroperasi lebih dari 15 kota di seluruh Indonesia. Setiap minggunya Gojek dipakai hingga 30 juta orang.

Pelayanan Gojek

pelayanan gojek
go-jek.com

Pelayanan Gojek hari ini ada hingga 20 layanan. Ada Go-Ride, Go-Car, Go-Send, Go-Food, Go-Massage, hingga Go-Tix. Hampir semua layanan untuk kebutuhan sehari-hari manusia, ada di aplikasi Gojek. Disokong dengan pembayaran virtual, Go-pay, menjadikan makin banyak orang yang menggunakan gojek karena kemudahannya.

Inovasi Sampai Vietnam

go viet
kumparan.com

Pada 2018 Gojek melebarkan sayap bisnisnya ke negara asean yang lainnya, yaitu Vietnam. Disana Gojek beroperasi dengan brand Go-Viet. Berkat kejeniusan pendiri gojek, Nadiem dan timnya, warga vietnam mulai banyak yang memakai jasa Go-Viet.

Penutup

Itulah biografi dari pendiri gojek. Kita bisa baca diatas bahwa ketika kita memiliki visi besar dan disokong dengan kerja keras, bukan tidak mungkin kita bisa menjadi inspirasi banyak orang. Bisa menjadi orang terkaya dan bisa membantu banyak orang.

Terimakasih, sampai jumpa di artikel selanjutnya. Kamu juga bisa baca negara terkaya dan termiskin yang ada di dunia.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.