Ini Dia Perbedaan Anekdot dan Humor yang Harus Anda Tahu

Artikel ini membahas tentang perbedaan anekdot dan humor. Selamat membaca.

Perbedaan anekdot dan humor

Apa Perbedaan Anekdot dan Humor?

Kata orang tertawa adalah obat yang terbaik dalam menghadapi situasi apapun. Tawa sendiri muncul karena adanya sensasi dan pikiran yang terjadi dalam waktu yang bersamaan. Saat seseorang tertawa, ada banyak sekali bagian tubuh yang aktif dalam waktu yang bersamaan.

Sama halnya dengan penggunaan anekdot dan humor dimana keduanya ini selalu mengundang tawa. Lantas, bagaimana cara membedakan keduanya?

Ciri-Ciri dan Struktur Anekdot

Sebelum masuk ke ciri-cirinya, tentunya Anda perlu tahu apa itu anekdot. Anekdot adalah cerita singkat yang lucu dan menghibur. Biasanya anekdot merupakan pengalaman pribadi dari seseorang. Biasanya teks anekdot tidak hanya menghibur pembacanya, namun juga digunakan untuk menyindir. Adapun ciri-ciri teks anekdot adalah sebagai berikut:

1. Bersifat Humor dan Lelucon

Anekdot memiliki sifat humor yang bertujuan untuk menghibur pendengar maupun pembacanya. Jika sebuah cerita tidak dapat menghibur pembaca, maka hal tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai anekdot.

2. Lebih Dekat Dengan Dongeng

Cerita yang disuguhkan dalam anekdot juga lebih mirip dengan dongeng dimana antara hewan dengan manusia memiliki hubungan yang realistis. Namun, perumpamaan yang disuguhkan pada anekdot ini tentunya sangat jauh berbeda dengan yang ada pada dongeng.

Struktur Anekdot

Dikatakan sebagai anekdot ketika sebuah cerita memiliki struktur anekdot di bawah ini.

1. Abstraksi

Abstraksi adalah bagian awal dari paragraf atau bisa dikatakan sebagai pembukaan yang fungsinya untuk menggambarkan tentang isi teks secara umum. Biasanya abstraksi ini juga digunakan untuk menunjukkan sisi unik dari teks anekdot.

2. Orientasi

Orientasi ini digunakan sebagai bagian awal dari cerita yang mengandung latar belakang dari sebuah peristiwa.

3. Krisis

Krisis adalah bagian cerita dari anekdot yang mengandung hal yang menarik dan tidak biasa dialami oleh para tokoh di dalam cerita.

4. Reaksi

Reaksi adalah bagian teks anekdot yang berdiri cara penulis menyelesaikan masalah yang dialami oleh tokoh dalam struktur krisis.

5. Koda

Koda adalah bagian akhir dari cerita atau bisa dikatakan sebagai penutup cerita. Biasa pada bagian ini akan diisi dengan kesimpulan dari kejadian yang dialami oleh para tokoh yang ada di dalam cerita.

Contoh Teks Anekdot

Berikut ini adalah contoh teks anekdot untuk Anda yang bertujuan agar Anda bisa mengetahui perbedaan anekdot dan humor.

Ada dua orang presiden yang terlibat dalam sesi tanya jawab dan suasananya cukup mengherankan.

Presiden 1 :“Ada burung Beo yang sudah diajarkan dua bahasa sekaligus, dan burung Beo tadi bisa menirukan dengan bagus, satu bahasa Inggris dan yang ke dua bahasa Rusia. Jadi kalau ditarik kakinya yang kanan, burung Beo akan bicara bahasa Inggris dan kalau ditarik kakinya yang kiri burung Beo akan bicara bahasa Rusia, hebatkan!”

Presiden 2 : “Hebat-hebat!”
“Bagaimana kalau kedua kakinya ditarik?” tanya presiden 1.
“Wah pasti burung Beo tadi bisa dua bahasa sekaligus!” jawab presiden 2.
“Salah”.
“Oh mungkin dua bahasa tadi menjadi campur aduk!”
“Salah”.
“Atau mungkin salah satu katanya akan ketukar, satu bahasa Inggris dan kata kedua bahasa Rusia”.
“Salah”.
“Loh … jadi gimana donk?”.
“Yang jelas kalau kedua kakinya ditarik, burung Beonya akan jatuh dari sarangnya, bego!”.
“Eh jangan main-main ya, gini-gini gua presiden, walau hanya di rumah tangga, masa lu bilang bego!”.
Dan tak lama kemudian pun burung Beo itu menirukan kata-kata tersebut.
“Presiden bego … presiden bego … presiden bego!” suara burung Beo terdengar berulang-ulang.

Dari teks anekdot di atas memiliki struktur di bawah ini.

• Abstraksi

Dalam teks di atas ada dua orang yang melakukan sesi tanya jawab yakni Presiden 1 dan Presiden 2.

• Orientasi

Suasana yang disuguhkan dalam cerita tersebut bisa dikatakan cukup mengherankan.

• Krisis

Bagian krisis terletak pada kalimat, “Yang jelas kalau kedua kakinya ditarik, burung Beonya akan jatuh dari sarangnya, bego!”.

• Reaksi

Bagian reaksi terletak pada kalimat, “Eh jangan main-main ya, gini-gini gua Presiden, walau hanya di rumah tangga, masa lu bilang bego!”.

• Koda

Bagian koda terletak pada kalimat, “Presiden bego … presiden bego … presiden bego!” suara burung Beo terdengar berulang-ulang.

Itu adalah sedikit penjelasan tentang Anekdot. Lantas apa yang dimaksud dengan humor? Dan apa perbedaan anekdot dengan humor. Untuk mengetahui perbedaannya, Anda perlu tahu apa itu humor terlebih dahulu.

Pengertian Humor

Humor adalah segala bentuk rangsangan yang terjadi secara spontan untuk mengundang tawa atau senyum dari pendengar atau pembaca. Humor juga bisa dikatakan sebagai rangsangan visual atau herbal yang terjadi secara spontan pada pendengar, pembaca ataupun yang melihatnya.

Tidak seperti anekdot, humor bisa dilakukan oleh siapa saja. humor juga bisa memasuki semua wilayah yang ada di masyarakat baik itu kelompok elit, maupun rakyat biasa. Berikut ini adalah ciri-ciri humor

Ciri-Ciri Humor

Sebuah humor memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Menggunakan Bahasa yang Lucu

Dikatakan sebagai humor apabila seseorang berbicara dengan menggunakan bahasa yang lucu secara spontan. Sehingga bahasa ini dapat mengundang tawa bagi para pendengar atau pembacanya.

2. Menggunakan Bahasa Tidak Baku

Humor juga disajikan dengan bahasa yang tidak baku dimana si pembicara bisa menggunakan bahasa yang santai dan bisa dikatakan nyleneh. Bahasa inilah yang akan mengundang tawa secara spontan.

Struktur Humor

Dikatakan sebagai humora pabila humor ini memiliki 5 struktur di bawah ini:

• Perkenalan

Pada struktur ini bisa dikatakan sebagai pembukaan sebuah cerita dimana penulis mencoba untuk mengenalkan tokohnya.

• Permasalahan

Pada struktur ini, dalam cerita sudah mulai muncul sebuah masalah yang membuat cerita menjadi unik dan semakin menarik.

• Klimaks

Klimaks adalah puncaknya dari permasalahan dari cerita dimana di sini ada ketegangan yang mengundang humor.

• Peleraian

Tahap struktur peleraian dijadikan sebagai cara untuk menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.

• Penyelesaian Masalah

Dalam tahap ini masalah yang timbul diselesaikan dan tahap ini juga dijadikan sebagai penutup cerita.

Contoh Teks Humor

Berikut ini adalah contoh teks humor yang digunakan untuk mengetahui perbedaan anekdot dan humor.

Diam Saat Dirampok

Mendengar kabar dari sang suami yang pulang karena dirampok, sang istri bukanya menenangkan namun memaki-maki sang suami: “ apa kamu benar-benar pengecut! Mengapa diam saja saat perampok itu mengambil dompetmu? Mengapa kamu tidak teriak dan meminta tolong?”

Lantas, sang suami pun ikut marah kepada sang istri, ia pun berkata ”Kamu itu yang benar-benar goblok! Apa kamu lupa di mulutku masih ada dua gigi emas yang besar dan berharga?”.

Struktur Anekdot

  • Perkenalan: pada cerita di atas penulis mencoba untuk memperkenalkan ada dua tokoh yang ada di cerita tersebut yakni suami dan istri.
  • Permasalahan: istri marah karena suami pulang dalam keadaan dompet dirampok dan dia hanya diam saja
  • Klimaks: suami ikut marah kepada istri
  • Peleraian: saat suami berkata bahwa di mulutnya terdapat gigi emas.
  • Penyelesaian: percakapan selesai.

Perbedaan Anekdot dan Humor

Setelah membaca ulasan di atas, Anda jadi tahu apa saja perbedaan yang dimiliki oleh Anekdot dan humor. Kedua sekilas hampir sama saja karena mengandung tawa di dalamnya.

Namun, ternyata ada beberapa perbedaan mendasar yang harus diketahui agar Anda lebih paham mengenai anekdot dan humor itu apa. Berikut ini adalah perbedaan antara anekdot dan humor.

1. Teks anekdot berbeda dengan teks humor dimana teks anekdot berisi tentang cerita lucu namun terdapat sindiran di dalamnya. Sedangkan pada teks humor cerita yang disuguhkan hanyalah cerita lucu biasa.

2. Biasanya dalam cerita anekdot tokoh-tokohnya adalah orang-orang penting seperti presiden, bupati, dokter atau tokoh penting lainnya. Sedangkan pada humor tokoh-tokohnya bisa siapa saja bebas.

3. Teks anekdot juga dibuat dengan tujuan tertentu, sedangkan pada teks humor tidak ada tujuan lain selain untuk menghibur.

Penutup

Itulah artikel tentang perbedaan anekdot dan humor. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda.

Perbedaan Pantun dan Syair bisa cek disini.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.