Suka Baca Cerita? Anda Harus Tahu 7 Perbedaan Cerpen dan Novel Ini

Artikel ini membahas tentang perbedaan cerpen dan novel secara lengkap dan mudah dipahami. Selamat membaca.

perbedaan cerpen dan novel
Apa Perbedaan Cerpen dan Novel?

Simak pada tabel dibawah ini.

PerbedaanNovelCerpen
PenokohanKarakter tokoh yang disampaikan pada novel lebih jelas dan detailKarakter tokoh yang dijelaskan pada cerpen diceritakan sekilas dan tidak detail
AlurRumit dan komplekssederhana
Panjang ceritaMenceritakan kehidupan tokoh secara luas bahkan dari kanak-kanak sampai cerita habisMenceritakan kehidupan tokoh pada kejadian-kejadian penting saja
Jumlah kataLebih dari 20.000 kataSesuka hati
KonflikHanya ada satu konflikTerdapat banyak konflik dan mengubah nasib tokoh
LatarDiceritakan lebih luasDiceritakan secara terbatas

Cerpen dan novel adalah karya tulis yang memiliki banyak penikmat. Bahkan cerpen dan novel juga menjadi bahan bacaan yang paling banyak digemari di Indonesia. Hal ini juga yang membuat banyak sekali penulis yang menerbitkan hasil karyanya berupa cerpen dan novel.

Perbedaan cerpen dan novel juga tidak terlalu mencolok dimana bisa dilihat dari sekilas Anda melihat atau membacanya. Berikut ini adalah perbedaan antara novel dan cerpen.

1. Pengertian Cerpen dan Novel

Cerpen adalah singkatan dari Cerita pendek. Yang dimaksud dengan cerita pendek di ini adalah sebuah karya tulis yang memiliki alur cerita yang relatif pendek. Biasanya cerpen berbentuk prosa cerita naratif yang berisi karya tulis fiksi.

Isi cerpen juga sangat padat dan hanya menampilan masalah yang dihadapi tokoh utama dan bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut. Sedangkan novel adalah karya tulis dalam bentuk prosa yang ditulis secara naratif untuk membentuk suatu cerita yang luas dan kompleks.

Biasanya novel menceritakan tentang kisah hidup seorang tokoh lengkap dengan berbagai permasalahan yang dihadapi. Dalam novel ini juga biasanya tokoh mengalami perubahan nasib di akhir ceritanya.

2. Penokohan Cerpen dan Novel

Perbedaan cerpen dan novel selanjutnya terletak pada penokohannya. Penokohan adalah cara yang digunakan untuk menyampaikan karakter yang dimiliki oleh setiap tokoh dalam cerita.

Baik dalam penulisan cerpen maupun novel, penokohan dilakukan dengan dua cara yakni secara langsung dan tidak langsung. Penokohan secara langsung adalah penokohan yang karakteristik dari tokohnya dituliskan secara langsung dalam bentuk kalimat yang jelas pada sebuah cerita.

Sedangkan penokohan secara tidak langsung karakteristik yang dimiliki tokoh dilakukan secara tersirat baik melalui ucapannya, perbuatanya, hingga cara berfikir si tokoh.

Adapun penokohan yang ditemukan di dalam cerpen biasanya disampaikan secara tidak detail dan akan disampaikan secara langsung. Bahkan tokoh yang terdapat dalam cerpen juga tidak banyak. Biasanya tokohnya hanya ada 4 atau paling banyak 6 orang saja.

Sebaliknya, penokohan yang ada pada novel dijelaskan secara rinci dan detail baik dari ceritanya maupun secara tidak langsung melalui perbuatan tokoh terhadap tokoh lain. dengan hal ini maka pembaca dapat berimajinasi sendiri mengenai karakteristik tokoh dalam setiap cerita.

Selain itu, tokoh yang ada pada novel juga sangat banyak. Tidak hanya pemeran utama saja, namun ada banyak pemeran pendukung yang membuat cerita menjadi lebih menarik. Bahkan dalam satu novel saja terdapat belasan tokoh di dalamnya. Tentunya hal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan tokoh dalam cerpen.

3. Alur

Alur adalah jalan cerita yang ada pada cerpen maupun novel untuk menceritakan cerita yangdiinginkan oleh penulis. Dalam sebuah cerita alur dibagi menjadi beberapa macam seperti alur maju, alur mundur dan juga alur campuran.

Alur campuran adalah gabungan dari alur maju dan mundur. Adapun alur yang digunakan oleh penulis dalam cerpen menggunakan alur yang sederhana. Umumnya alur yang digunakan hanyalah pengenalan tokoh, kemudian muncul konflik, puncak dari konflik dan bagaimana cara menyelesaikan masalah.

Hal inilah yang membuat alur dalam cerpen sangat sederhana. Lain halnya dengan alur yang digunakan pada novel, penulis biasanya akan menggunakan alur yang lebih kompleks dan rumit.

Bahkan alur yang digunakan tidak hanya alur maju saja, namun menggunakan alur maju, alur mundur ataupun alur campuran. Oleh sebab itu, ketika membaca novel, dibutuhkan penghayatan yang benar-benar tepat agar jalan cerita bisa dipahami dengan benar.

4. Panjang Cerita

Perbedaan cerpen dan novel lainnya juga bisa dilihat dari panjang ceritanya. Tentunya anjang cerita antara novel dan cerpen lebih panjang novel. Di novel kehidupan tokoh dijelaskan dengan detail bahkan mungkin saat ia masih dalam kondisi anak-anak.

Selain itu, karena novel menggunakan alur gabungan secara otomatis jalan ceritanya juga semakin panjang. Tidak hanya itu, banyaknya tokoh yang ada pada novel juga secara otomatis membuat ceritanya semakin panjang.

Bahkan ketika semakin banyak jumlah tokohnya, maka ceritanya juga semakin kompleks dan menarik. Sedangkan cerpen cerita yang disuguhkan sangat sederhana dan tidak terlalu panjang layaknya novel.

Cerpen hanya menceritakan kehidupan tokoh pada saat itu saja. selain itu jumlah tokoh dan alur yang digunakan juga berbeda, sehingga menghasilkan cerita yang pendek.

5. Konflik

Konflik adalah masalah yang terjadi pada tokoh utama baik dalam novel maupun cerpen. Konflik ini dibagi menjadi dua macam yaitu konflik fisik dan konflik batin. Adapun konflik yang terjadi pada cerpen hanya ada satu saja.

Adanya konflik ini akhirnya akan mengubah nasib dari tokoh utama. Konflik yang terjadi pada cerpen juga biasanya hanyalah permasalahan sederhana seperti persahabatan atau percintaan.

Lain halnya dengan novel, konflik yang disuguhkan dalam novel sangatlah beragam. Konflik ini tidak hanya terjadi pada tokoh utama saja, namun juga bisa terjadi pada tokoh pendamping.

Untuk konflik yang terjadi pada tokoh utama biasanya disebut dengan konflik utama. Sedangkan konflik yang dihadapi oleh tokoh pendamping dalam menghadapi tokoh utama disebut dengan konflik kecil.

Karena konflik yang beragam ini juga akhirnya membuat si tokoh utama mengalami perubahan nasib. Sehingga terjadilah perubahan nasib pada kondisi awal cerita hingga kondisi tokoh utama di akhir cerita.

6. Latar

Latar adalah tempat dari kejadian cerita yang ada pada novel maupun cerpen. Latar dibagi menjadi tiga jenis yaitu latar waktu, latar tempat dan latar suasana. Perbedaan cerpen dan novel juga bisa dilihat dari latarnya.

Dalam novel baik itu latar tempat, latar waktu maupun latar suasana dijelaskan secara detail. Latar waktu ini biasanya dijelaskan dimulai saat tokoh dalam masa kanak-kanak hingga menghadapi masalah dan proses penyelesaiannya.

Selain itu, latar suasana juga dijelaskan dengan detail pula baik dalam keadaan senang maupun mengharukan. Berbeda halnya dengan cerpen, latar yang digunakan pada cerpen biasanya hanya terbatas saja. Bahkan di cerpen latar waktu, latar tempat dan latar suasana mungkin tidak dijelaskan secara detail seperti halnya pada novel.

7. Jumlah Kata

Perbedaan cerpen dan novel selanjutnya bisa Anda lihat dari jumlah katanya. Jumlah kata yang ada pada novel harus lebih dari 20.000 lata. Sedangkan pada cerpen sesuka hati penulis dan tidak ada batasan ceritanya harus berapa kata.

Penutup

Demikianlah artikel mengenai perbedaan cerpen dan novel. Semoga dapat mudah dipahami dan bisa menambah wawasan. Anda juga mau tahu perbedaan Anekdot dan Humor? Bisa baca disini. Perbedaan Pantun dan Syair bisa baca disini.

Terimakasih dan sampai jumpa di artikel lainnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.