9 Perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif yang Sering Disalah Pahami Oleh Calon Sarjana

Artikel ini membahas perbedaan kualitatif dan kuantitatif secara lengkap dan mudah dipahami. Selamat membaca.

perbedaan kualitatif dan kuantitatif
unsplash.com

Perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif

Di dalam sebuah penelitian yang akan dijalani, ada dua metode yang bisa dipilih. yaitu kualitatif serta kuantitatif. Sejatinya, kedua metode tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mengumpulkan data. Selain itu, metode yang digunakan akan menunjukkan apakah data bisa dipertanggung jawabkan. Meski begitu, dua metode tersebut memiliki sejumlah perbedaan yang mesti dipahami.

Penjelasan mengenai data kualitatif bisa baca disini.

Berikut perbedaan kualitatif dan kuantitatif di dalam sebuah penelitian.

Cara Memandang Fakta

Pada penelitian kualitatif dan kuantitatif terdapat perbedaan dalam memandang fakta. Jika penelitian kualitatif memandang kebenaran atau fakta tergantung dari cara peneliti dalam menginterpretasikan data. Sebab, ada hal kompleks yang tidak bisa dijelaskan melalui angka, laiknya perasaan manusia.

Penelitian kualitatif berangkat dari data baru kemudian akan dijelaskan oleh teori yang dianggap lebih relevan. Hal ini penting dilakukan untuk menghasilkan teori yang bisa menguatkan teori yang telah ada sebelumnya.

Sedangkan penelitian kuantitatif memandang fakta atau kebenaran pada objek penelitian. Peneliti haruslah netral serta tidak memihak. Fakta adalah apapun yang ditemukan peneliti di lapangan. Kebalikan dari penelitian kualitatif, penelitian ini justru berangkat dari teori menuju ke data.

Teknik Pengumpulan Data

Penelitian kualitatif lebih fokus pada suatu hal yang tak bisa diukur dengan hitam putih kebenaran. Sehingga, peneliti harus mengorek data sedalam-dalamnya pada 1 ataupun 2 hal tertentu. Sehingga, kualitas penelitian tidak terlalu ditentukan dengan jumlah sampel yang terlibat. Melainkan tentang seberapa dalam peneliti dalam menggali informasi spesifik yang berasal dari sampel yang dipilih.

Sedangkan penelitian kuantitatif mengumpulkan data dengan menggunakan serangkaian instrumen penelitian yang berupa kuesioner atau tes. Data yang telah terkumpul akan dikonversikan memakai kategori yang telah ditetapkan sebelumnya. Kualitas dari penelitian ini ditentukan oleh jumlah sampel penelitian yang dilibatkan.

Mana yang lebih mudah? Tentu tergantung dengan keahlian Anda masing-masing.

Analisis Data

Sebuah penelitian kualitatif tidak dimulai dengan menentukan hipotesis. Akan tetapi, bermula dari rumusan masalah. Dalam hal ini, interpretasi dari peneliti akan menentukan hasil akhirnya. Sebab, peneliti adalah instrumen utama yang paling berhak untuk menentukan arah penelitian.

Sedangkan penelitian kuantitatif menggunakan analisis data untuk menjawab hipotesis dari penelitian. Data numeric yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistic dengan hasil yang mutlak yaitu menerima atau menolak hipotesis. Instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data.

Representasi Data

Hasil dari penelitian kualitatif berupa interpretasi peneliti mengenai sebuah fenomena. Sehingga, laporannya akan lebih banyak mengandung deskripsi yang memuat penjelasan mengapa peneliti benar, serta apa dan siapa saja yang mendukungnya.

Keabsahan dari penelitian yang bersifat kualitatif tergantung pada triangulasi yang mana hasil penelitian mesti dikonfirmasi dengan hasil penelitian lain sebagai referensi. Pun, memasukkan pandangan ahli atau expert validation.

Lain halnya dengan penelitian kuantitatif yang dipresentasikan dalam bentuk hasil perhitungan secara matematis. Hasil ini dianggap sebagai fakta yang telah terkonfirmasi. Keabsahannya ditentukan oleh reliabilitas dan validitas instrumen.

Implikasi Hasil Riset

Hasil penelitian kualitatif mempunyai implikasi terbatas pada situasi tertentu. Sehingga, hasilnya tidak bisa digeneralisasi di dalam setting yang berbeda. sedangkan pada penelitian kuantitatif, hasilnya berupa teori atau fakta yang berlaku secara umum, kapanpun, dimanapun, fakta tersebut akan berlaku.

Metode yang Digunakan

Pada penelitian kualitatif, metode yang digunakan meliputi fenomenologi, studi kasus, etnografi, historis, serta grounded theory. Sedangkan pada penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen, korelasi, survey, analisis jalur, regresi, serta expost facto.

Hasil Data

Data yang diambil pada kedua penelitian ini berbeda. Pada penelitian kualitatif, hasilnya berupa penjelasan, dokumen, catatan observasi, serta wawancara dan angket. Sedangkan pada penelitian kuantitatif, data berupa coding, angka, perhitungan, pemetaan dan sebagainya.

Tujuan Penelitian

Dari segi tujuan penelitian, kedua metode ini juga memiliki sejumlah perbedaan, metode kualitatif mengembangkan konsep yang sebelumnya telah ada. Selain itu, penelitian kualitatif juga memiliki tujuan untuk membuat orang lebih mudah memahami teori tertentu.

Sedangkan penelitian kuantitatif bertujuan melakukan pengujian pada sebuah teori. Penelitian secara kuantitatif juga bisa menghasilkan pemetaan untuk memberi gambaran berupa statistik dan angka. Fakta akan lebih diyakinkan dengan adanya penelitian kuantitatif.

Sampling

Pada metode penelitian kualitatif, sampling dilakukan dengan metode non representatif. Jadi, seorang peneliti bisa melakukan observasi langsung dengan objek penelitian maupun hanya melalui telepon dan sebagainya. responden bisa lebih sedikit sehingga peneliti tidak kerepotan.

Sedangkan penelitian kuantitatif harus dilakukan dengan observasi secara langsung. Sebba, metode yang digunakan adalah metode representative. Cakupannya pun lebih luas dan harus melibatkan jauh lebih banyak responden. Sehingga, akan dihasilkan sebuah data yang valid untuk dilakukan pemetaan.

Perbedaan Data Kualitatif dan Kuantitatif Lainnya

Nah, Anda perlu memahami secara benar mengenai konsep dasar dari penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Sebab, perbedaan keduanya tidak melulu soal angka dan kata. Pahami benar-benar perbedaan paling mendasar di antara keduanya, maka keberhasilan penelitian Anda akan menjadi lebih besar.

9 Perbedaan Mendasar Dari Data Kualitatif dan Kuantitatif

Selain 9 hal tersebut, ada beberapa poin mendasar perbedaan data kualitatif dan kuantitatif, diantaranya:

  1. Data kualitatif adalah tipe data yang diklasifikasikan dari objek yang didasarkan pada atribut atau kualitas, sedangkan data kuantitatif adalah tipe data yang dapat dihitung serta dinyatakan dalam bentuk nilai dan angka.
  2. Di dalam sebuah penelitian, jenis data kualitatif dikumpulkan menggunakan metodologi explanatory (berkaitan dengan penyelidikan). Hal ini dilakukan memberikan wawasan serta pemahaman yang mendalam. Pada sisi lain, data kuantitatif memiliki sifat konsklutif (simpulan) dengan tujuan untuk menguji hipotesa serta memeriksa hubungan antara variabel satu dengan yang lainnya.
  3. Di dalam kajian suatu masalah, pendekatan kualitatif memiliki subjek yang luas, sedangkan pendekatan pada data kuantitatif mempunyai tujuan serta pendekatan lebih terfokus.
  4. Perbedaan kualitatif dan kuantitatif yang selanjutnya adalah pada analisis datanya. Analisis non statistik dilakukan pada jenis data kualitatif. Berbeda dengan data kuantitatif yang memerlukan analisis data statistik.
  5. Pada penelitian kualitatif, terdapat pengumpulan data yang tidak terstruktur. Sedangkan data kuantitatif menggunakan teknik pengumpulan data yang terstruktur.
  6. Dalam data kuantitatif, semuanya tentang ‘berapa harga atau berapa banyak’ sedangkan data kualitatif adalah tentang ‘mengapa?’.
  7. Pemahaman mendalam diperlukan dalam data kualitatif, sedangkan kuantitatif hanya perlu memastikan tingkat kejadian saja.
  8. Sampel data kualitatif ada pada ukuran yang relatif kecil, serta diambil dari sampel yang bukanlah perwakilan atau non-representatif, sedangkan ukuran sampel data kuantitatif ada pada skala yang lebih besar yang diambil dari sampel perwakilan.
  9. Data kualitatif mengembangkan pemahaman, misal mendefinisikan suatu permasalahan, tidak seperti data kuantitatif yang hanya merekomendasikan tindakan akhir.

Penutup

Dari pembahasan tersebut bisa disimpulkan bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Contohnya pada data kualitatif kurang mempunyai reliability sebab tidak melalui uji matematik, sedangkan data kuantitatif tidak memiliki deskripsi yang cukup. Keduanya bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.