Struktur Bunga Beserta Fungsinya Secara Lengkap yang Perlu Diketahui Agar Anda Tak Salah Paham!

Artikel ini membahas tentang struktur bunga atau bagian-bagian bunga beserta fungsinya. Semoga kamu mendapatkan banyak informasi tentang bunga disini. Selamat membaca.

struktur bunga

Struktur Bunga

Bunga merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digemari karena kecantikannya. Banyak tersedia berbagai jenis bunga hias, namun tahukan Anda apa saja bagian-bagian dari bunga tersebut? Mulai dari mahkota hingga tangkainya? Simak penjalasan berikut.

Mahkota Bunga

Salah satu bagian dari struktur bunga yang paling jelas terlihat adalah mahkota bunga. Ya, mahkota bunga atau yang biasa disebut juga dengan corolla ini merupakan bagian terluar bunga yang paling mencolok karena memiliki warna yang dominan. Dimana warna yang mencolok dari mahkota bunga ini digunakan untuk menarik serangga menyerbuk yang akan bermanfaat untuk proses penyerbukan bunga itu sendiri.

Selain itu, fungsi mahkota bunga yang memiliki warna-warni indah ini juga berfungsi untuk melindungi bunga bagian dalam. Sedangkan ukurannya memang lebih besar dibandingkan dengan bagian bunga lainnya. Biasanya bunga dengan mahkota bunga yang indah menjadi macam macam bunga hiasan rumah dan tempat lainnya.

Perlu diketahui pula, mahkota bunga yang memang terletak di bagian lingkaran atau di sebelah dalam kelopak bunga ini, secara morfologi memang merupakan modifikasi daun, yang fungsinya adalah sebagai pelindung organ reproduksi dari tumbuhan. Sehingga dengan hal tersebutlah mengapa tumbuhan yang memiliki bunga kunci perkembangbiakannya ada di bagian bunganya.

Kelopak Bunga

Apakah Anda mengira bahwa kelopak bunga dan mahkota bunga merupakan bagian yang sama? Jika iya, maka perkiraan Anda salah. Dimana salah satu struktur bunga yang disebut juga dengan calyx ini merupakan bagian terluar bunga.

Fungsinya sendiri adalah untuk melindungi mahkota saat masih kuncup, sedangkan bila mahkota telah mekar, maka kelopak pun juga akan ikut mekar. Sehingga tak secara tak langsung, kelopak bunga ini memiliki fungsi untuk melindungi bagian keseluruhan bunga ketika masih kuncup.

Berbeda dengan mahkota bunga yang memiliki warna-warna menarik, umumnya kelopak bunga ini berwarna hijau atau seperti daun, sehingga memang tak seindah mahkota bunga. Selain itu, sama seperti mahkota bunga, kelopak bunga ini juga merupakan modifikasi dari daun, sehingga tak heran jika memang bentuknya seperti daun dan berwarna hijau.

Benang Sari

Salah satu struktur bunga ini menjadi kunci dari organ reproduksi tumbuhan. Ya, benang sari merupakan bagian bunga yang paling vital karena fungsinya adalah sebagai kelamin jantan atau disebut juga dengan androecium. Selain itu, benang dari ini biasanya terdiri atas empat kota sari yang disebut dengan mikrosporangia atau organ reproduksi jantan pada bunga.

Nah, benang sari sendiri terdiri atas 3 bagian, yakni:

• Tangkai sari atau filament, merupakan bagian benang sari yang memiliki posisi sebagai kepala sari, dan berada di bagian bunga cukup tinggi, karena fungsinya adalah bunga untuk membantu proses penyerbukan bunga.
• Kepala sari atau anter, merupakan bagian benang sari yang paling ujung dari tangkai sari, strukturnya sendiri memiliki ruang-ruang, dan fungsinya adalah untuk menampung serbuk sari yang digunakan untuk proses penyerbukan.
• Serbuk sari atau polen, merupakan bagian benang sari yang paling penting, dimana yang terdiri atas sel-sel kelamin jantan, sehingga fungsinya adalah untuk perkembangbiakan melalui proses penyerbukan.
Jika benang sari merupakan sel kelamin jantan, lalu bagaimana dengan sel kelamin betinanya? Untuk penjelasannya simak point selanjutnya.

Putik

Berlawanan dengan benang sari, putik merupakan salah satu struktur bunga yang memiliki fungsi sebagai alat kelamin betina atau disebut juga dengan gynoecium. Dimana umumnya putik terletak tepat pada tengah-tengah bagian bunga dan memiliki kandungan sel telur yang berfungsi untuk proses pertumbuhan.
Sama halnya dengan benang sari, putik pun terdiri atas 3 bagian, yakni:

• Tangkai putik atau stilus, merupakan bagian putik yang berada di posisi kepala putik atau berada di bagaikan yang cukup tinggi dari bunga. Dimana fungsinya adalah untuk membantu ketika proses penyerbukan bunga
• Kepala putik atau stigma, merupakan bagian putik yang berada di paling ujung atau tepatnya di pucuk dari putik
• Bakal buah atau disebut dengan ovarium, merupakan bagian putik yang memiliki kandungan sel telur serta terletak di bagian paling dasar bunga.

Dengan demikian, inilah mengapa tumbuhan bisa bereproduksi tanpa perlu melakukan perkawinan dengan tumbuhan lainnya. Sebab dalam satu bunga terdapat dua sel kelamin secara sekaligus, yakni benang sari yang bertindak sebagai sel kelamin jantan dan putik yang bergerak sebagai sel kelamin betina.

Bakal Buah

Disebut juga dengan ovarium, bakal buah menjadi bagian bunga yang paling penting. Ya, secara umum bakal buah memang masih termasuk dengan bagian putik, namun dengan peranannya yang sangat penting yakni kunci dari perkembangbiakan, maka bakal buah disebut dengan bagian bunga yang berdiri sendiri.

Dimana, terletak di bagian paling dasar bunga, bakal bunga memiliki kandungan sel telur yang berfungsi sebagai tempat terjadinya pertumbuhan. Nah, di bakal buah inilah yang menjadi tempat peleburan atau bertemunya antara gamet betina atau putik dan gamet jantan atau benang sari.

Jadi, bakal buah, benang sari dan putik merupakan 3 rangkaian organ reproduksi bunga yang paling penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangbiakan.

Bakal Biji

Apa bedanya bakal buah dan bakal biji? Sebenarnya hampir sama, dimana bakal biji sendiri hanya bisa ditemukan pada tumbuhan yang berbiji. Sedangkan untuk fungsinya juga sama yakni selain melindungi bunga juga berfungsi sebagai tempat pertemuan sel jantan dan sel betina untuk dibuahi serbuk dari melalui proses penyerbukan. Jadi, bakal biji ini nantinya akan dibuahi dan berkembang menjadi biji.

Lalu bagaimana dengan kelompok tumbuhan yang berbunga? Nah, biasanya bakal biji ini akan terbungkus oleh ovarium atau bakal. Sedangkan pada kelompok tumbuhan yang berbiji, bakal biji ini akan terbuka, hingga bisa terlihat secara langsung.

Jadi, baik bakal biji memiliki fungsi yang sama dengan bakal buah, yang membedakan adalah jenis bunganya, sehingga hanya jenis tumbuhan berbunga saja yang memiliki bakal buah, dan hanya tumbuhan yang berbiji saja yang memiliki bakal biji.

Tangkai Bunga

Struktur bunga ini disebut dengan pedicellus dan terletak di bagian bawah bunga. Sedangkan fungsinya sendiri, dengan berhubungan secara langsung dengan batang tumbuhan berfungsi sebagai pendukung terakhir dari cabang bunga, serta sebagai penghubung bunga dengan ranting.

Jadi, secara singkatnya fungsi tangkai bunga adalah untuk penopang bunga.

Dasar Bunga

Dasar bunga merupakan bagian dari struktur bunga yang terletak di bagian ujung bawah. Dengan memiliki nama Latin Receptacle, bagian ini merupakan bagian paling ujung dari bunga setelah bagian tangkai bunga.

Sedangkan untuk kegunaannya, fungsi dasar bunga ini adalah sebagai tempat melekatnya mahkota bunga, sehingga baik mahkota bunga atau bagian-bagian bunga lain akan bertumpu pada dasar bunga ini.

Daun Pelindung

Ya, meski daun pelindung ini tak selalu terdapat di semua bunga, fungsinya sendiri sangat penting. Dimana memiliki nama latin brachtea, daun ini merupakan daun yang bagian sisi-sisinya ditumbuhi oleh bunga sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya.

Pada dasarnya, bagian daun pelindung ini memang agak berbeda dengan bagian kelopak bunga. Sebab, daun pelindung merupakan daun terakhir yang fungsinya sebagai tumbuh bunga.

Daun Tangkai

Berbeda dengan tangkai bunga, struktur bunga lainnya yakni daun tangkai ini juga berbeda dengan daun pelindung. Dengan nama lainnya brachteola, letaknya berada di pangkal tangkai bunga, yang memiliki fungsi sebagai pelindung dari bagian bunga yang lainnya.

Penutup

Itulah struktur bunga lengkap yang bisa kamu pelajari. Semoga artikel ini membantu dan menambah wawasan kamu tentang bunga. Sampai jumpa di artikel lainnya di website ini.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.