Mengenal Lebih Dalam Tentang Resensi dan Struktur Resensi

Artikel ini membahas struktur resensi beserta pengertian hingga manfaat dibuatnya resensi. Selamat membaca.

struktur resensi
pexels.com

Pengertian Resensi

Apa yang dimaksud dengan resensi itu dan bagaimana cara menulis sebuah resensi? Resensi merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk membahas, menilai bahkan mengkritik ataupun mengungkapkan kembali sebuah isi yang terdapat pada sebuah karya dengan cara menjelaskan data-data, sinopsis serta kritikan dari data tersebut.

Di dalam sebuah resensi terdapat kelebihan dan kekurangan dari sebuah buku atau karya yang Anda jadikan acuan. Tak hanya itu saja, bahkan Anda juga harus memasukkan beberapa informasi mengenai buku atau karya yang Anda buat resensi. Biasanya, resensi akan dipublikasikan lewat media massa seperti majalah, koran, media sosial dan lain sebagainya.

Untuk membuat sebuah resensi, tentu saja Anda harus mengetahui strukturnya terlebih dahulu. Akan tetapi, sebelum Anda belajar tentang struktur resensi alangkah baiknya untuk memahami beberapa pengertian resensi baik secara etimologi, maupun pengertian dari beberapa ahli.

1. Pengertian Secara Etimologi

Pengertian dari resensi secara etimologi ternyata berasal dari bahasa Belanda yaitu resentie dan bahasa latin yakni recensio, recensere atau revidere yang berarti mengulas kembali ataupun melihat kembali. Sedangkan, di dalam bahasa inggris resensi lebih dikenal dengan review.

2. Pengertian Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Nah, arti dari resensi berdasarkan yang ada pada KBBI adalah pertimbangan atau pembicaraan serta ulasan tentang buku.

3. WJS. Poerwadarminta (Romli, 2003:75)

Poerwadarminta menjelaskan bahwa secara bahasa, resensi itu sendiri berarti pertimbangan atau perbincangan mengenai sebuah buku, dimana dilakukan untuk menilai sebuah buku baik dari segi kekurangan ataupun kelebihannya.

Tak hanya itu, resensi juga berisi tentang apakah buku tersebut memiliki tema dan isi yang menarik atau tidak, kritikan serta memberikan sebuah dorongan bagi khalayak umum tentang penting tidaknya untuk membeli atau memiliki buku tersebut.

4. Panuti Sudjiman (1984)

Menurut beliau, resensi merupakan sebuah hasil dari pembahasan serta penilaian yang singkat dari suatu karya tulis. Konteks yang satu ini memberikan penilaian tentang mengungkapkan secara sekilas, membahas ataupun mengkritik sebuah buku.

5. Euis Sulastri dkk

Eusi Sulastri dkk mengungkapkan bahwa resensi berasal dari bahasa Belanda yang berarti kupasan atau pembahasan. Nah, dengan demikian arti dari resensi ini sendiri adalah kupasan ataupun pembahasan tentang sebuah buku, film ataupun drama dan dipublikasikan lewat media massa seperti majalah ataupun surat kabar.

6. Saryono (1997:56)

Saryono sendiri menjelaskan bahwa resensi merupakan sebuah tulisan yang berisikan essay serta bukan menjadi bagian dari suatu ulasan yang lebih besar tentang buku. Isi dari resensi ini sendiri berupa ulasan, laporan serta perimbangan baik buruknya, bermanfaat atau tidak, kuat lemahnya benar salahnya, maupun argumentatif tidaknya buku yang diulas.

Tulisan mengenai resensi ini didukung menggunakan ilustrasi buku baik berupa foto buku ataupun foto copy sampul buku.

Setelah Anda mengetahui pengertian resensi ini dari beberapa ahli, nah kini waktunya Anda mengetahui apa sajakah struktur resensi yang harus diperhatikan agar bisa membuat sebuah resensi yang benar. Berikut ini beberapa struktur resensi yang harus Anda gunakan.

Struktur Resensi

1. Identitas Resensi

Untuk membuat sebuah identitas dari resensi, maka hal yang harus ada di dalamnya yakni judul, penerbit, pengarang, tahun terbit, ukuran buku dan tebal halaman. Akan tetapi, pada bagian identitas yang satu ini mungkin tidak dijelaskan secara langsung seperti ada pada teks ulasan lagu ataupun film.

2. Orientasi Resensi

Yang kedua yakni bagian orientasi. Orientasi terletak pada paragraf pertama. Orientasi berisikan tentang penjelasan mengenai kelebihan buku ataupun film yang Anda ulas, seperti misalnya penghargaan yang pernah didapatkan atau yang lain sebagainya.

3. Sinopsis Resensi

Karena resensi merupakan sebuah ringkasan, maka sinopsis menjadi bagian yang sangat penting dalam sebuah resensi. Sinopsis ini menggambarkan ringkasan singkat tentang gambaran pemahaman si penulis mengenai buku atau film yang diulas.

4. Analisis Resensi

Pada bagian yang satu ini berisikan tentang adanya unsur-unsur cerita yakni tema, penokohan serta alur.

5. Evaluasi Resensi

Di bagian evaluasi juga menjadi bagian yang sangat penting untuk menjelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan mengenai buku atau film yang diulas. Tentu, bagian yang satu ini akan membuat pembaca lebih paham mengenai kelebihan serta kekurangan yang dimilikinya.

Membuat sebuah resensi memang tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Anda harus mengenal dengan baik setiap struktur resensi yang telah dijabarkan agar bisa membuat resensi yang baik dan mudah dipahami oleh para pembaca.

Nah, mungkin sebagian dari Anda akan berpikir, sebenarnya apa tujuan dari resensi? Untuk mengetahui tentang tujuan dibuatnya sebuah resensi? Berikut ini penjelasannya.

Tujuan Resensi

1. Membantu pembaca untuk memberikan sebuah pemahaman dan informasi secara komprehensif tentang sebuah karya yang telah diresensi
2. Mengajak para pembaca untuk mendiskusikan tentang karya yang sudah diresensi
3. Resensi tidak hanya ditujukan untuk para pembaca saja, namun juga memberi masukan kepada pembuat karya yang berupa kritik dan saran
4. Menguji seberapa baik kualitas karya yang telah dibuat dan membandingkannya dengan kualitas dari karya lainnya
5. Mengetahui dengan pasti tentang latar belakang mengapa karya tersebut dibuat
6. Membantu para pembaca agar bisa mengetahui gambaran serta penilaian umum tentang hasil karya secara lebih ringkas dan singkat.

Tujuan dari dibuatnya resensi ini memang sangatlah penting. Dengan adanya resensi juga orang bisa mengetahui tentang kelebihan, kekurangan serta informasi yang dimiliki oleh sebuah karya tanpa harus melihat atau membaca karya tersebut terlebih dahulu.

Resensi juga sangat bermanfaat bagi para pembuat karya untuk mengetahui kelemahan dari karya yang dibuatnya.

Manfaat Resensi

Selain memiliki beberapa tujuan, ternyata adanya resensi juga memberikan manfaat yang sangat baik. Beberapa manfaat resensi diantaranya adalah:

1. Sebagai Pengembangan Kreativitas

Nah, jika Anda menuliskan sebuah resensi untuk sebuah karya, maka akan membantu Anda untuk mengasah kemampuan menulis yang Anda miliki.

2. Sebagai Sarana Untuk Promosi Buku

Untuk meresensi sebuah buku, maka buku yang harus digunakan ialah buku yang belum pernah diresensi sebelumnya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa resensi sangat penting untuk ajang promosi sebuah buku.

Dengan membaca resensi juga akan membantu pembaca untuk mengetahui gambaran serta kelebihan yang dimiliki oleh buku tersebut.

3. Memiliki Nilai yang Ekonomis

Siapa sangka jika sebuah resensi buku memiliki nilai yang ekonomis. Jika Anda melakukan resensi pada sebuah buku, maka Anda bisa saja mendapatkan upah atau imbalan dari penerbit buku jika resensi yang Anda buat dimuat dalam majalah ataupun koran.

4. Sebagai Bahan Pertimbangan

Sebuah resensi juga dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi para pembaca tentang suatu karya yang telah dibuat. Resensi ini juga dapat mempengaruhi para pembaca atas karya yang telah dibuat.

Ada banyak sekali manfaat dari sebuah resensi. Sama halnya dengan tujuan dibuatnya sebuah resensi, manfaat dari resensi ini juga tidak hanya untuk para pembaca saja, namun juga para pencipta karya.

Penutup

Itulah artikel mengenai struktur resensi dan semua tentang resensi yang bisa Anda pelajari.

Jika Anda ingin mengetahui dan ingin menulis novel, bisa baca cara-caranya disini.

Terimakasih telah membaca. Sampai jumpa diartikel selanjutnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.