Berikut Struktur Surat Lamaran Pekerjaan yang Baik dan Benar

Artikel ini membahas struktur surat lamaran pekerjaan secara lengkap agar Anda bisa membuat surat lamaran pekerjaan dengan baik dan benar. Selamat membaca.

struktur surat lamaran pekerjaan
pexels.com

Pengertian Surat Lamaran Pekerjaan

Surat pekerjaan merupakan sebuah surat yang dibuat oleh seseorang untuk melamar pekerjaan di kantor, perusahaan ataupun instansi tertentu. Surat lamaran pekerjaan sama halnya dengan surat penawaran. Dimana, di dalam surat lamaran pekerjaan berisikan tentang sebuah penawaran jasa yang akan Anda berikan kepada kantor/instansi yang Anda tuju.

Jasa yang Anda tawarkan tersebut bisa berupa pengalaman, pendidikan, pengetahuan, keterampilan, kecakapan dan yang lain sebagainya. Akan tetapi, data yang ditulis haruslah singkat dan lengkap agar pembaca bisa langsung mengetahui kelebihan yang Anda miliki.

Dalam membuat sebuah surat lamaran pekerjan, ada sebuah struktur yang harus Anda ketahui. Pentingkah menggunakan struktur surat lamaran pekerjaan? Ya, sangat penting, hal ini dikarenakan surat lamaran pekerjaan merupakan surat formal yang harus ditata sebaik mungkin sesuai dengan kaidah penulisan surat.

Struktur Surat Lamaran Pekerjaan

Sebuah struktur dari surat lamaran pekerjaan menjadi sebuah bagian yang wajib untuk Anda ketahui. Mengapa demikian? Jika Anda mengetahui dengan benar urutan dari struktur tersebut, maka Anda bisa membuat sebuah surat lamaran pekerjaan yang baik dan benar.

Berikut ini struktur surat lamaran pekerjaan yang wajib untuk diketahui.

  • a. Kepala surat lamaran pekerjaan
  • b. Alamat yang akan dituju
  • c. Tanggal penulisan surat lamaran pekerjaan
  • d. Salam pembuka untuk surat lamaran pekerjaan
  • e. Pembuka dari surat
  • f. Isi surat
  • g. Identitas dari si pelamar
  • h. Tujuan dibuatnya surat lamaran tersebut
  • i. Beberapa lampiran persyaratan
  • j. Penutup surat lamaran pekerjaan
  • k. Tanda tangan serta nama jelas dari si pelamar pekerjaan.

Jika Anda mengetahui struktur dari sebuah surat lamaran pekerjaan, maka hal ini akan sangat membantu Anda untuk bisa membuat sebuah surat lamaran pekerjaan dengan cara yang baik. Akan tetapi, selain harus mengetahui strukturnya, ada juga beberapa hal yang harus Anda ketahui saat mengajukan surat lamaran pekerjaan.

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Membuat Surat Lamaran Pekerjaan

Hal ini dikarenakan surat lamaran pekerjaan bersifat memohon, jadi saat mengajukan permohonan, Anda haruslah memperhatikan beberapa hal di bawah ini:

  1. Alangkah baiknya jika dalam membuat sebuah surat lamaran pekerjaan ditulis tangan dan memakai bolpoin hitam atau Anda bisa menulisnya sesuai dengan permintaan
  2. Gunakanlah kertas yang berwarna putih bersih
  3. Penuhi pula beberapa syarat yang diminta oleh sebuah perusahaan/instansi yang akan anda lamar. Berikan beberapa persyaratan tersebut dengan melampirkan bukti fisiknya
  4. Yang terakhir, jangan lupa untuk menggunakan bahasa yang lebih efektif serta lebih bersahaja. Namun, jangan lupa untuk menggunakan kalimat yang lebih singkat dan jelas.

Jadi, Anda tidak hanya memperhatikan struktur dari surat lamaran itu sendiri, namun juga harus memperhatikan beberapa hal yang telah disebutkan di atas.

Ciri-Ciri Surat Lamaran Pekerjaan

Untuk membedakan surat tersebut dengan surat yang lainnya, tentu saja ada beberapa ciri-ciri yang harus Anda perhatikan dengan baik. Apa saja ciri-ciri dari surat lamaran pekerjaan itu sendiri? Simak di bawah ini.

1. Tempat dan Tanggal Dari Surat Lamaran Pekerjaan

Dalam sebuah surat yang ditujukan untuk melamar sebuah pekerjaan, tempat dan tanggal dibuatnya surat memang sangat penting untuk Anda perhatikan. Tempat dan tanggal ini ditulis pada pojok kanan atas tanpa adanya titik di bagian akhir karena bukanlah sebuah kalimat.

2. Lampiran dan Perihal Dalam Surat Lamaran Pekerjaan

Lampiran dan perihal juga menjadi bagian yang sangat penting dalam sebuah surat. Dalam menuliskan lampiran dan perihal ini harus Anda perhatikan dengan baik dan benar. Dimana, untuk kata ‘lampiran’ tidak boleh disingkat dan ditulis ‘lamp.’ Sedangkan untuk kata ‘perihal’ tidak boleh ditulis ‘hal’.

Anda harus memperhatikan kedua hal sederhana di atas, karena pada kenyataannya hingga saat ini masih tidak sedikit orang yang melakukan kesalahan tadi. Selain itu, angka yang terdapat kolom lampiran juga harus ditulis dengan menggunakan huruf.

Contohnya yaitu:

Lampiran : Tiga lembar
Perihal : Pemberitahuan

3. Alamat Surat Lamaran Pekerjaan

Saat Anda akan menulis alamat yang ada di dalam surat lamaran, beberapa hal juga harus Anda ketahui seperti:

  • Tidak boleh menggunakan kata ‘Kepada’.
  • Sangat disarankan untuk tidak menuliskan alamat lebih dari tiga baris.
  • Jabatan yang dituliskan tidak boleh menggunakan jenis kelamin seperti bapak atau ibu.
  • Tulisan seperti ‘Jalan’ yang akan Anda tuliskan pada sebuah alamat tidak boleh disingkat.
  • Jangan menggunakan titik pada bagian akhir pada masing-masing barisnya.

Contoh:

Yth. Manager PT. Cipta Karya Abadi
Jalan Kenanga No 03, Tanah Abang
Jakarta

4. Salam Pembuka Surat Lamaran Pekerjaan

Nah, ciri selanjutnya yakni salam pembuka. Dalam membuat sebuah salam pembuka, Anda juga harus mengetahui beberapa hal seperti:

  • Setelah Anda menggunakan kata ‘Dengan Hormat” maka harus dilanjutkan dengan koma (,).
  • Untuk kata “Dengan Hormat” ini sebaiknya harus digabungkan dengan kalimat selanjutnya. Meski Anda akan menulis di baris selanjutnya, namun Anda tetap harus menggabungkannya.

5. Alinea Pembuka Surat Lamaran Pekerjaan

Pada bagian yang satu ini, sangat disarankan bagi Anda untuk membuat sebuah alinea pembuka dengan bahasa yang lebih baik dan sopan. Tidak hanya itu, pilih juga kalimat yang tepat agar instansi yang Anda tuju tidak tersinggung dengan kalimat yang dibuat.

6. Isi Surat Lamaran Pekerjaan

Di dalam isi dari surat lamaran pekerjaan, terdiri atas:

• Identitas diri

Pada bagian ini berisi tentang identitas diri dari si pelamar berupa nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, pendidikan terakhir serta dapat ditambah beberapa keterangan lainnya yang dibutuhkan. Nah, jangan lupa untuk tidak menggunakan awalan lapital saat menuliskan keterangan di atas.

Contoh:

Nama : Ayudya Rahma
Tempat tanggal lahir : Bogor, 6 Oktober 1990
Pendidikan terakhir : S1 Manajemen
Alamat : Kampung Durian, Bogor, Jawa Barat

• Maksud Serta Tujuan

Berisi tentang alasan mengapa Anda mengirim surat lamaran pekerjaan.

• Lampiran

Pada persyaratan lamaran pekerjaan biasanya juga akan disertakan lampiran pekerjaan. Nah, Anda bisa menyertakannya pada surat lamaran pekerjaan yang satu ini. Berikut contoh penulisan lampiran yang harus Anda ketahui;

  1. Fotokopi ijazah terakhir yang sudah dilegalisir;
  2. Fotokopi piagam penghargaan;
  3. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk;
  4. Foto dengan latar belakang biru dengan ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar.

Pastinya, untuk setiap perusahaan/instansi yang Anda lamar memiliki persyaratan dan lampiran tersendiri yang harus Anda lampirkan.

7. Penutup Surat Lamaran Pekerjaan

Di bagian penutup sebuah surat lamaran pekerjaan juga menjadi bagian yang penting untuk Anda perhatikan. Di bagian penutup surat ini Anda harus menggunakan kalimat yang menunjukan bahwa Anda sangat antusias dalam melamar sebuah pekerjaan dari perusahaan/instansi yang Anda inginkan.

Berikut contoh dari penutup surat:

Demikian surat lamaran ini saya buat, besar harapan saya untuk bisa menjadi bagian dari perusahaan……

8. Tanda Tangan dan Nama Terang Dari Surat Lamaran Pekerjaan

Jangan lupa untuk membubuhkan nama terang yang Anda miliki beserta tanda tangan. Anda bisa meletakkannya di bagian pojok kanan bawah surat. Tuliskanlah nama terang Anda dengan jelas.

Penutup

Itulah artikel mengenai struktur surat lamaran pekerjaan. Semoga Anda dimudahkan untuk mendapatkan pekerjaan.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.