Wiraswastawan Adalah? Pelajari Semuanya di Sini

Wiraswastawan Adalah? Artikel ini membahas secara lengkap mengenai wiraswastawan. Selamat membaca.

wiraswastawan adalah
unsplash.com

Pengertian Wiraswastawan

Wiraswastawan adalah kemampuan, juga kemauan seseorang untuk mengambil risiko dalam menginvestasikan serta mempertaruhkan uang, waktu dan usaha untuk memulai membangun perusahaan sehingga menjadikan perusahaan tersebut berhasil.

Seorang wiraswasta juga memiliki kepribadian yang lebih kualitatif dibandingkan dengan manusia pada umumnya, adapun kepribadian tersebut adalah kemampuannya dalam:

• Mengambil keputusan untuk dirinya sendiri
• Mampu menggerakkan perekonomian masyarakat agar lebih maju di masa yang akan datang
• Dapat berdiri di atas kekuatannya sendiri
• Dapat menetapkan tujuan dari pertimbangannya sendiri.

Kalau wirausahawan adalah? Cek disini.

Keuntungan Berwiraswasta

Ya, wiraswastawan adalah salah satu hal yang cukup menjanjikan. Ada banyak keuntungan berwiraswasta, seperti kemampuan dapat mengatur jumlah keuntungan yang diharapkan yakni:

• semakin giat waktu dan usaha yang dilakukan maka akan semakin besar harapan mendapatkan keuntungan
• Melatih ketajaman dalam intuisi bisnis
• Memiliki wewenang untuk mengelola dan memerintah karyawannya
• serta dapat bertanggung jawab terhadap diri sendiri, karyawan dan juga keluarga.

Kerugian Berwiraswasta

Selain keuntungan, berwiraswasta juga memiliki tingkat kerugian diantaranya seperti:
• memiliki tanggung jawab yang sangat besar terhadap kelangsungan dan masa depan usaha yang dilakukan
• Keharusan untuk menjaga dan melayani relasi baik itu pihak-pihak yang terkait dengan tujuan untuk menjaga kelangsungan perusahaan
• Menanggung beban baik itu dalam bentuk kerugian perusahaan
• Mengorbankan keluarga dan lainnya
• Mencurahkan semua waktu untuk perusahaan.

Peranan Wiraswastawan

Wiraswastawan juga memiliki peranan baik dalam ekonomi ampun dalam masyarakat. Apa saja peranan tersebut? Simak di bawah ini.

• Dapat memimpin usaha baik secara teknis maupun ekonomis dalam berbagai aspek fungsional
• Dapat memperkenalkan hasil produksi barunya
• Dapat membawa perusahaan ke arah perkembangan, kemampuan dan kontinuitas
• Sebagai unsur pengetahuan
• Dapat membuka pasar
• Sebagai unsur keterampilan
• Sebagai unsur kewaspadaan, dan
• Sebagai unsur sikap mental.

Perusahaan Kecil Dalam Lingkungan Perusahaan

Dalam berwiraswasta, biasanya perusahan yang didirikan masih dalam kategori perusahaan kecil, karena memang biasanya wiraswastawan adalah sikap yang lebih tertarik untuk menjalankan bisnis dari kecil terlebih dahulu.

Berbeda dengan wirausaha yang ruang lingkupnya sudah semakin besar. Meskipun termasuk dalam kategori perusahaan kecil, namun perusahaan kecil ini memiliki peranan yang sangat penting terutama bagi komunitas perusahaan swasta.

Pengalaman ini juga sering terjadi di negara-negara maju seperti Inggris, Jepang, Amerika dan lainnya. Dalam negara-negara tersebut, perusahaan kecil dapat memberikan kontribusi yang sangat perlu diperhitungkan baik dalam bidang penyedia lapangan kerja, produksi, pajak dan masih banyak lainnya.

Sering kali, perusahaan kecil juga memunculkan de-ide dan gagasan baru yang bisa dijadikan sebagai terobosan penting untuk meningkatkan kondisi perekonomian yang tidak menguntungkan.

Bahkan, dari perusahaan-perusahaan kecil ini, kebanyakan diantaranya sudah berubah menjadi perusahaan besar seperti IMB, General Electric, PT ASTRA International. Dan masih banyak lainnya. Perusahaan-perusahaan besar tersebut pada mulanya adalah perusahaan kecil.

Ciri-Ciri Perusahaan Kecil

Perusahaan kecil atau wiraswastawan adalah sebuah usaha yang memiliki ciri-ciri seperti di bawah ini:

• Memiliki manajemen yang berdiri sendiri
• Modal usaha dimiliki oleh seorang atau sekelompok kecil pemilik modal
• Ukurannya relatif kecil
• Memiliki daerah operasi yang umumnya lokal.

Kekuatan dari Perusahaan Kecil

Meskipun hanyalah perusahaan kecil, namun wiraswastawan memiliki kekuatan yang bisa Anda simak di bawah ini:

• Perusahaan kecil banyak merekrut tenaga kerja yang ada di sekitar sehingga secara tidak langsung mengurangi angka pengangguran di sekitar perusahaan.
• Dalam jangka panjang, perusahaan kecil juga dapat meningkatkan struktur ekonomi di daerahnya.
• Mempertinggi kemampuan dalam produksi sumber daya alam.
Kelemahan Perusahaan Kecil
• Sulitnya dalam mengembangkan usaha yang disebabkan sulitnya mendapatkan modal dalam jangka waktu panjang dan syarat lunas
• Ketidakmampuannya dalam menagih hutang
• Ketidaktepatan dalam memilih media promosi.

Kegagalan-Kegagalan Perusahaan Kecil

Meskipun perusahaan kecil memiliki pengaruh yang luar biasa, namun ternyata ada juga yang mengakibatkan munculnya kegagalan-kegagalan yang sering dialami oleh perusahaan kecil. Kegagalan-kegagalan ini muncul karena,

• Ketidakmampuan pemimpin dalam mengarahkan serta mengelola sumber daya manusia yang ada.
• Ketidaktepatan dalam memilih media promosi
• Sulitnya mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha dalam jangka waktu panjang.

Perkembangan Franchising di Indonesia

Di Indonesia waralaba mengalami perkembangan yang sangat pesat, nah waralaba ini termasuk dalam kategori Franchising. Waralaba juga menjadi salah satu bagian dari berwiraswasta namun memiliki hubungan dengan pihak lain untuk mendapatkan keuntungan.

Waralaba adalah hak untuk menjual suatu jasa atau produk dan layanan.

Di Indonesia sendiri pemerintah mendefinisikan Waralaba sebagai suatu ikatan dimana antara satu sama pihak memiliki hal untuk memanfaatkan atau menggunakan hak dari kekayaan Intelektual (HAKI) dari usaha yang dimiliki oleh pihak lain dengan mendapatkan imbalan sesuai dengan persyaratan yang sudah ditetapkan oleh pihak lain.

Usaha tersebut adalah penyediaan atau penjualan barang dan jasa. Sedangkan pengertian waralaba menurut Asosiasi Franchise Indonesia adalah Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir.

Dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Waralaba di Indoneia

Di Indonesia waralaba sudah mulai dikenal pada tahun 1950-an, dimana saat itu muncul sebuah dealer kendaraan bermotor yang dihadirkan melalui pembelian lisensi. Pada tahun 1970an terjadi pula sistem pembelian lisensi plus dimana franchisee tidak hanya sebagai penyalur namun juga mendapatkan hak untuk memproduksi setiap produknya.

Agar waralaba ini dapat berjalan dan berkembang, maka salah satu syarat utamanya harus dimiliki oleh satu teritori. Dimana dalam hal ini harus terdapat kepastian hukum yang mengikat antara franchisor dan franchisee.

Di negara yang memiliki kepastian hukum yang jelas, ternyata di sana waralabanya juga mengalami perkembangan yang pesat. Sebagai contoh seperti di Amerika Serikat dan Jepang.
Di Indonesia sendiri, tonggak dari kepastian hukum waralaba dimulai pada tanggal 18 Juli 1997.

Kepastian Hukum Bisnis Waralaba

Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah/PP RI No. 16 Tahun 1997 tentang Waralaba.Selain itu, muncul juga ketentuan lain yang turut mendukung kepastian hukum bisnis waralaba seperti:

• Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 31/M-DAG/PER/8/2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba
• Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 259/MPP/KEP/7/1997 Tanggal 30 Juli 1997 tentang Ketentuan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba
• Undang-undang No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang
• Undang-undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek
• Undang-undang No. 14 Tahun 2001 tentang Paten.

Perbedaan Kewirausahaan Dengan Wiraswastawan

Banyak orang yang sering kali tidak dapat membedakan antara wiraswasta dengan wirausaha. Padahal keduanya memiliki perbedaan meskipun sekilas hampir sama karena sama-sama sebuah usaha. Wirausaha adalah keberanian dari seseorang dalam mengambil sebuah risiko dan kemampuan dalam memimpin anggotanya untuk mencapai sebuah tujuan.

Sedangkan wiraswastawan adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh suatu organisasi atau kelompok kecil yang belum berani mengambil risiko dalam menjalankan usahanya. Biasanya wiraswasta juga dilakukan oleh oleh perorangan dengan modal sendiri.

Namun, semua wiraswasta juga bisa berubah menjadi wirausaha ketika sudah tumbuh semakin besar dan mampu mengambil risiko dan peluang yang ada. Perbedaan secara lengkap bisa baca disini.

Penutup

Itulah penjelasan secara lengkap mengenai wiraswastawan. Sampai jumpa diartikel selanjutnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.